White, Blue and Black

Nama Kota Chiang Rai tidaklah sepopuler Bangkok atau Phuket, bahkan tetangganya, Chiang Mai. Tetapi siapa sangka kota ini menyajikan tempat-tempat menarik yang dapat bersaing dengan kota-kota tersebut.

Kota yang terletak sekitar 800KM di utara Bangkok ini didirikan pada tahun 1262 oleh Raja Mangrai. Kota Chiang Rai sendiri berarti Kota Rai. Chiang Rai terletak di Pinggiran Sungai Kok yang juga merupakan pecahan dari Sungai Mekong. Untuk menjangkau kota ini, kita dapat meggunakan bus, pesawat ataupun boat.

Mengunjungi Chiang Rai tidak akan lengkap jika tidak mengunjungi tiga tempat berbeda warna yang sangat terkenal ini, mereka menyebutnya White, Blue and Black.

White Temple

Kuil dengan nama White Temple dikenal luas di kalangan traveler. Namun nama asli dari kuil ini adalah Wat Rong Khun. Didesign dan dibangun oleh Chalermchai Kositpipat dimulai pada tahun 1997. Kuil ini merupakan kuil peninggalan masa lalu dan ditinggalkan pada kondisi yang kurang begitu baik menjelang abad ke-20. Kositpipat berinisiatif untuk merenovasi bangunan tersebut dengan uangnya sendiri.

Warna putih menyelimuti hampir seluruh bagian dari temple. Ditambahkan aksen dari cermin, detail dari kuil ini bisa membuat kamu berdecak kagum. Ditambahkan ukiran dan juga patung-patung di seluruh bagian temple, waktu satu jam saja tidak cukup untuk mengagumi keindahannya.

Bangunan White Temple diilhami oleh siklus kelahiran kembali setelah kematian. Setiap bangunan merepresentasikan transisi dari kehidupan, kematian, akhirat dan kelahiran kembali. Struktur dan detail bangunan sangat unik dan menarik. Oleh karena itu White Temple merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Negara Gajah Putih.

Jika kamu ingin megunjungi White Temple, Kawasan ini dibuka mulai pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore. Ticket fee yang dikenakan adalah 50 Baht saja. Sebaiknya mengunjungi kuil ini di pagi hari agar kuil tidak terlalu padat dan cuaca tidak terlalu panas.

Blue Temple

Wat Rong Suea Ten atau dikenal sebagai Blue temple merupakan komplek kuil yang didominasi warna biru dan putih. Kompleks temple ini cenderung baru dikenalkan kepada wisatawan karena baru saja selesai di tahun 2016.

Nama Wat Rong Suea Ten berarti Tiger Temple, konon disebut demikian karena dahulu ketika temple ini terlantar, banyak singa liar yang berkeliaran di sekitar bangunan temple.

Temple di-design oleh Putha Kabkaew yang merupakan murid dari Chalermchai Kositpipat yang mendesign White Temple. Oleh karenanya jika mengunjungi kedua tempat ini terdapat beberapa persamaan dalam design bangunannya.

Warna Biru dan putih memberikan efek ketenangan sehingga kita akan merasa betah berkeliling kompleks ini. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan untuk mengunjungi temple ini, namun jika kamu membawa kendaraan pribadi, terdapat biaya parkir yang dibebankan untuk kendaraan.

Black House

Berbeda dengan kedua bangunan sebelumnya yang berfungsi sebagai tempat ibadah, Black house atau juga dikenal dengan nama Baan Dam bukanlah sebuah kuil melainkan Rumah dan Galeri milik salah satu seniman paling berpengaruh di Thailand yaitu Thawan Duchanee. Duchanee juga merupaka guru dari Chalermchai Kositpipat yang mendesign White Temple.

Baan Dam atau Black house dinamakan demikian karena bangunan dan seni di dalamnya didominasi oleh warna hitam. Di dalamnya juga terdapat karya-karya seni milik Sang Seniman yang tersebar di seluruh kompleks Black House. Selain bangunan dan karya seni, kita juga dapat menyaksikan pertunjukan tarian pada jam-jam tertentu.

Tiket masuk untuk mengunjungi Black House adalah sebesar 80 Baht dan Black House buka dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore.

Ketiga tempat wisata tersebut dapat dikunjungi dengan menyewa tuktuk, taksi atau mobil sewaan, karena tidak ada transportasi bis atau kereta yang dapat membawa kita dari Pusat Kota Chiang Rai ke ketiga lokasi tersebut. Ketiga tempat tesebut merupakan lokasi yang sangat menarik. Jadi, menurut kamu, kira-kira warna apa yang paling menarik?

-Rie-

Related posts

One Thought to “White, Blue and Black”

  1. Waaaah Blue Temple-nya bagus banget, warna birunya nggak terlalu gonjreng. Bagus dipandang mata 😀

    By the way, saya belum pernah ke Chiang Rai, sepertinya memang belum sefamous Chiang Mai ya yang sering disebut di mana-mana. Wish one day bisa ke sana 😀

Leave a Comment