[Weekend Escape] A world Heritage City: Penang

Street Art Penang

Sampai juga saya di Penang setelah “ngeronda” di KLIA dan mengalami turbulens yang cukup mengguncangkan jiwa. Pagi itu cukup lengang di kawasan Bandara Penang karena hari masih pagi. Kami langsung menggunakan bus nomor 104 di halte yang terletak di depan bandara untuk menuju Komtar. Perjalanan yang memakan waktu kurang dari satu jam ini hanya menghabiskan biaya kurang dari 3 ringgit saja.

Penang merupakan salah satu negara bagian Malaysia yang mempunyai dua lokasi. Yang pertama adalah Pulau Penang dimana Kota Geroge Town berada dan yang kedua adalah Seberang Perai yang lokasinya ada di dataran Malaysia. Penang juga terkenal dengan daerah kota tuanya yang telah mendapatkan penghargaan dari UNESCO sebagai salah satu World Heritage City.

Ini adalah kali kedua saya berkunjung ke Penang. Terdapat beberapa tempat yang saya kunjungi selama 3 hari dua malam saya berada di George Town (Ibukota Penang), saya dan rekan saya Anneis juga menginap di The Northam All Suites Hotel yang review-nya telah saya tulis disini.

Komtar

Komtar merupakan bangunan menjulang tinggi yang terletak tepat di tengah-tengah Kota George Town. Kata Komtar sendiri merupakan singkatan dari Kompleks Tun Abdul Razak yang merupakan nama salah satu perdana menteri Malaysia. Di dalam komtar terdapat pertokoan, restaurant, kantor, hub transportasi dan terdapat juga dek untuk melihat Penang dari ketinggian. Belakangan bahkan salah satu sisi bangunan Komtar akan digunakan sebagai “canvas” untuk membuat lukisan. Selama berjalan-jalan di sekitar George Town, Komtar ibarat kompas karena ketinggiannya terlihat dari tempat yang jauh dan memastikan kita tidak salah arah.

Street Art

Terdapat lebih dari dua puluh lukisan di dinding bangunan yang terdapat di George Town. Street art merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pariwisata Penang, pemerintah lokal juga menyediakan peta khusus street art untuk para wisatawan yang berkunjung ke Kota itu. Namun siap-siap untuk mengantri untuk berfoto dengan lukisan-lukisan tersebut ya, terutama jika berkunjung di akhir pekan.

Sekitar George Town

Beberapa attraksi utama di kota ini dapat diakses dengan berjalan kaki atau menggunakan CAT bus yang tidak memungut biaya sama sekali. Jika kamu merupakan penggemar kota tua dan bangunan bersejarah, kota ini ibarat surga. Terdapat Pinang Peranakan Mansion, Masjid Kapitan Keling, Sri Mahamariamman Temple, St. George’s Church hingga Fort Cornwallis yang masih berdiri gagah di ujung semenanjung Penang.

Kek Lo Si Temple

Mengunjungi Kek Lo Si yang terletak di Ayer Hitam dapat dilakukan dengan menaiki Bus nomor 203,204 dan 201 dari Komtar. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 45 menit itu dihargai sebesar 2 ringgit. Cukup bilang kepada supir bus bahwa kita ingin ke Kek Lo Si temple maka si supir bus akan menurunkan kita di sebuah pasar dan kita hanya perlu berjalan sedikit menuju kuil tersebut. jangan khawatir tersesat karena banyak penunjuk jalan yang akan mengarahkan kita ke jalan yang benar.

Untuk mengunjungi Kek Lo Si temple tidak ada biaya khusus namun untuk menuju Patung Dewi Kwan Im menggunakan tram dan memasuki pagoda yang ada di dalam kompleks Kek Lo Si maka terdapat biaya khusus yang akan ditarik dari setiap wisatawan.

Sebelum atau sesudah mengunjungi Kek Lo Si Temple, kamu juga dapat menikmati Laksa Penang yang terkenal di Pasar Ayer Hitam. Menurut rekan-rekan saya, Laksa tersebut sangat enak. Tapi saya bukan penggemar laksa jadi ya begitulah :p

Penang Hill

Penang Hill terletak cukup dekat dari Kek Lo Si Temple, kamu dapat berjalan kaki ataupun menaiki bis umum. Untuk naik ke Puncak Penang Hill kita dapat menaiki Tram ataupun hiking dari sejumlah titik hiking yang disediakan. Di atas Penang Hill terdapat gardu pandang, hotel, restaurant, bird parks dan taman bermain.

Rojak, Cendol, Char Kuey Teow, Curry Mee, Nasi Kandar, etc.

Penang merupakan surga kuliner Malaysia. Banyaknya vendor-vendor makanan yang tersebar di penjuru kota membuat kita memiliki banyak pilihan untuk menikmati makanan-makanan tersebut. harga yang dibanderol untuk setiap porsinya pun cukup ramah di kantong. Cara untuk mengetahui vendor mana yang direkomendasikan? Cukup lihat antriannya, jika banyak orang mengantri tandanya makanan yang dijual layak untuk dicoba.

Jika kamu berkesempatan untuk mengunjungi Negara Malaysia, kamu dapat memasukkan Penang ke dalam jadwal perjalananmu. Walaupun dikategorikan sebagai salah satu kota terpadat di Malaysia, dijamin pengalaman di Penang akan jauh berbeda dengan pengalaman di kota-kota lainnya di Malaysia.

-Rie-

ps: gambar-gambar perjalanan saya di Penang dapat dilihat disini

Related posts

4 Thoughts to “[Weekend Escape] A world Heritage City: Penang”

  1. Cia

    Maaaammmiiiii…..
    Maafkeun daku jarang buka blog-mu (krn tiap buka blog langsung mupeng)
    Tapi hampir setiap tulisanmu itu bikin mupeng #inilebaytapijujur
    Liat dirimu traveling kemana-mana, berbagi cerita…
    mami, tulisanmu inspiratif,buktinya bikin mupeng 😀
    Intinya so proud of you dan tetep daku mupeng….

  2. kubelum pernah ke penang kak… meski sudah baca tulisan kakak tetap akan dibuka lagi, saat nak kepenang..biar makin diingat ingat .. 🙂

    1. Rie

      mantap… Penang asik banget.. aku pengen lagi kapan kapan kesana 🙂

Leave a Comment