Semalam Suntuk di Kota Hantu Jaisalmer

Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam. Sudah waktunya saya tidur. Memang saya bukan termasuk orang yang tahan untuk tidur terlalu malam. Maklumlah saya lebih “on” di pagi hari dibandingkan di malam hari. Oleh karenanya ajakan untuk keluar malam itu langsung saya tolak apalagi ajakannya adalah berkunjung ke kota hantu. Duh, bukan gue banget cynt. Namun karena rengekan dan ocehan host kami dan iming-iming bahwa “ini cuma sebentar saja kok, dan kapan lagi kesana gratis karena ada mobil yang bisa mengantar pulang-pergi” akhirnya dengan malas saya menarik winter coat dan sarung…