Romantisnya Edinburgh

Edinburgh Castle, Tempat wisata di Edinburgh, jalan-jalan ke Edinburgh

“Good morning , love. How are you today?” Tanya pria itu kepada saya.

“I’m good, thanks. How are you?” jawab saya kepadanya.

Dialog diatas bukan bagian dari kisah telenovela atau serial romance, tapi dialog saya ketika memasuki sebuah toko di bilangan old town di Edinburgh. Saya memang pernah mendengar kata-kata teman saya bahwa orang Scotland itu memang sangat ramah, saking ramahnya bisa bikin GR buat yang gak kuat hati. Bagaimana tidak, setiap masuk toko, restauran atau ketemu dijalan dipanggilnya love atau darling. Hahaaaay…

Tidak hanya orang-orangnya yang menyenangkan, kota Edinburgh juga sangat romantis dan menginspirasi. Bangunan-bangunannya indah serta mudah untuk dijangkau. Dari mulai bilangan Old Town sampai Arthur’s seat dapat dikelilinginya dengan menggunakan bus umum seharga 4 poundsterling seharian penuh sepuasnya. Pada kesempatan ini, saya mengunjungi Edinburgh di musim semi. Bunga-bunga bermekaran dengan indahnya di segala penjuru kota. Bunga yang paling terlihat adalah sakura. Senang rasanya melihat penampakan sakura setelah beberapa tahun terakhir tidak kesampaian untuk melihatnya di Jepang. Bunga tulip, mawar dan lavender juga terlihat di beberapa taman kota.

Untuk para pecinta Harry Potter juga pasti tau bahwa JK Rowling menuliskan kisah pertama serial hits dunia itu di kota ini. Jika kita berkeliling kotanya dengan menggunakan bus, suasanya rumah-rumah penduduk sangat terasa mirip dengan Private Drive seperti yang digambarkan Rowling dalam bukunya. Bahkan masih di dekat Old Town terdapat kompleks pemakaman Greyfriars Kirkyard dimana kita dapat menemukan nisan-nisan bertuliskan Thomas Riddle, McGonagal, dsb. Kabarnya disiniliah Rowling menemukan ide untuk nama-nama tokoh di dalam bukunya. Kompleks pemakanan itupun kerap dikunjungi oleh para penggemar Harry Potter untuk sekedar napak tilas perjalanan sang penulisnya.

Suasana pemukiman di Edinburgh, Private Drive

Bagian kota favorite saya adalah Calton Hill. Bukit yang menjulang di dekat Arthur’s seat serta hanya selemparan koin dari old town itu disebut-sebut sebagai salah satu tempat favorite banyak penulis besar untuk mendapatkan inspirasi. Bagaimana tidak, letaknya yang berada di atas bukit, rerumputan luas dan hijau serta pemandangan kota yang spektakuler langsung dapat kita nikmati dari atas bukit ini. Saya yakin kalau saya nyari wangsit di atas Calton Hill berhari-hari pasti blog saya penuh dengan tulisan-tulisan yang tidak kalah dengan Mbah Shakespeare :p. hehehe…

Calton Hill Edinburgh, Calton Hill, tempat wisata di Edinburgh, cara menuju calton hill Calton Hill Edinburgh, suasana sore di Calton Hill, Edinburgh, Tempat wisata di Edinburgh

 

Princess Street Park Edinburgh, Taman di Edinburgh, musim semi di edinburgh, tempat wisata di edinburgh

Sekembalinya dari Calton Hill saya melangkahkan kaki ke Princess Street Park yang terletak tepat di bawah Edinburgh Castle. Taman ini luas dan sangat cantik. Terdapat air mancur dengan ukiran dan patung yang indah ditambah dengan bunga-bunga berwarna-warni yang mengelilinginya menjadikan sore itu sangat indah dan membuat hati saya berbunga. Saya memilih salah satu bangku taman untuk melihat-lihat beberapa foto dan juga mengamati keadaan sekitar ketika seorang pria datang menghampiri saya.

“Pemandangannya akan tampak lebih spektakuler jika cuaca cerah, love” katanya tersenyum. “kamu sudah lihat sakura dan lavender di sebelah sana? Sangat cantik” tambahnya lagi.

“iya, bunga-bunganya sangat cantik, sayangnya memang sedikit mendung” jawab saya

“darimana asalmu, love? Sedang liburan disini?” tanyanya lagi

“ya, saya sedang berlibur. Dan saya dari Indonesia” jawabku singkat. Di ujung negeri ini saya tidak berharap banyak yang tau keberadaan negara saya sebenarnya.

“Oh.. Indonesia. Saya tahu Soekarno dan Soeharto. Mereka presidenmu kan?” katanya antusias. Saya cukup terkejut mendengar jawabannya karena kebanyakan justru mengenal Indonesia dari pulau Bali saja.

“Ya. mereka presiden pertama dan kedua kami” jawab saya lagi.

“Kamu datang dari jauh, saya harap kamu menikmati waktu-waktu di Edinburgh, Darling. Selamat sore” katanya tersenyum sambil melanjutkan perjalanannya.

Senja, musim semi dan Indahnya Edinburg. saya jadi semakin berbunga-bunga. 🙂

 

 

-Rie-

Related posts

Leave a Comment