Pengalaman Mencoba Green Tour Cappadocia

Pidgeon Valley Cappadocia, green tour cappadocia, backpacker ke turki, traveling ke turki, panduan traveling turki, cara memilih tour di turki

Lima hari saya berada di Cappadocia. Awalnya saya berharap bisa naik balon udara lalu nyanyi lagu Sherina di atas sana. Halah. Namun emang nasib, selama 5 hari berada di Cappadocia, tidak ada satupun balon udara yang terbang akibat angin yang berhembus terlalu kencang. Akhirnya pada hari ketiga berada di sana, saya memutuskan untuk booking tour lainnya dari sebuah operator tour.

Perlu diketahui di Cappadocia bahwa terdapat 3 paket tour yang disediakan berdasarkan rutenya, yaitu: Red Tour, Green Tour dan Blue Tour. Ketiganya mempunya rute yang berbeda dan durasi yang berbeda juga. Awalnya saya agak bingung untuk menentukan tour mana yang akan saya ambil. Namun ada dua pertimbangan yang saya ambil, yaitu:

  1. Rute dari red tour relatif cukup dekat dengan pusat kota sehingga dapat saya jelajahi sendiri tanpa menggunakan operator tour. Alasan ini membuat saya mencoret red tour dari daftar.

  2. Dalam rute green tour terdapat destinasi ke Selime Monastery yang digadang-gadang merupakan tempat shooting film Star Wars. Sebagai fans garis keras, akhirnya ini yang membuat saya memilih Green tour dibandingkan Blue Tour.

Operator yang saya gunakan untuk tour kali ini adalah Whoop-Whoop Tour. Harga tour dibanderol sebesar 31 euro termasuk di dalamnya makan siang, tour guide, semua entrance fee dan juga transportasi selama tour serta antar jemput ke hotel masing-masing.

Tepat pukul 10 pagi saya dijemput oleh tour leader dari hotel dan tour langsung dimulai karena saya merupakan peserta terakhir yang dijemput. Terdapat 11 orang peserta termasuk saya yang hari itu ikut green tour.

Lokasi pertama yang kami datangi adalah Pidgeon Valley, di lokasi ini kita dapat melihat bukit-bukit di Cappadocia dan ratusan burung pidgeon beterbangan di sekitarnya. Beberapa saat dari Pidgeon Valley, kami mengunjung Onyx workshop dan juga Goreme Panoramic View yang tepat berada di depan workshop. Di dalam workshop dijelaskan berbagai batuan alami yang dapat ditemukan di Turki termasuk di dalamnya Turquise dan zultanite.

beberapa saat setelah menjelajah workshop dan berfoto-foto di sekitar Goreme Panoramic View, Kami berkendara ke Derinkuyu setelahnya untuk mengunjungi Derinkuyu Underground City. Derinkuyu Underground city terletak di Kota Derinkuyu atau 40 menit berkendara dari Kota Goreme. Terdapat puluhan underground city yang ada di Cappadocia, namun Derinkuyu merupakan kota bawah tanah yang paling dalam dibandingkan dengan underground city lainnya. Diperkirakan kedalaman kota ini adalah sekitar 85 meter dan mempunyai kurang lebih 15 lantai di keseluruhan bangunan.

Kota bawah tanah ini digunakan masyarakat jaman dahulu untuk menghindari serangan Bangsa Romawi. Dikatakan bahwa jika terjadi serangan, masyarakat dapat berada di dalam kota tersebut hingga nyaris dua bulan. Oleh karenanya, di dalam kota ini terdapat berbagai macam ruang, mulai dari kamar tidur, living room, tempat pembuatan gerabah, dan juga tempat beribadah. Yang kerennya lagi, underground city ini juga dilengkapi ventilasi dan juga alat komunikasi antar lantai sehingga walaupun berada di kedalaman yang berbeda, masyarakat tersebut masih bisa berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

Menjelang tengah hari kami dibawa ke sebuah restaurant untuk makan siang. Makanan yang disajikan siang itu cukup komplit, dimulai dari makanan pembuka berupa salad dan sup, makanan utama yang dapat kami pilih berupa daging, ikan, ayam ataupun vegetarian dan juga makanan penutup khas Turki yaitu Baklava.

Selesai makan siang, kami berkendara ke Ihlara Valley. Lembah ini terbentang sejauh 14 KM dan dikatakan merupakan tempat dari ratusan gereja yang dipahat di dalam gua di sepanjang lembah. Terdapat sungai yang indah dan juga beberapa tempat duduk untuk beristirahat jika kita lelah berjalan kaki. Kami hanya berjalan sejauh 3KM saja kali itu namun sepotong perjalanan dari Ihlara Valley sangat mengesankan. sungai-sunga serta pepohonan yang terbentang di kedalaman valley tersebut sangat indah walaupun dedaunan tidak tampak pada batang-batangnya. saya jadi membayangkan jika datang ke tempat ini di musim semi atau musim panas pastinya akan jauh lebih cantik karena akan terdapat lebih banyak warna yang terbentang di kedalaman valley ini. setelah menjelajah Ihlara Valley, kami melanjutkan ke tujuan terakhir dan yang paling saya tunggu yaitu Selime Monastery.

Dilihat dari namanya, bangunan ini merupakan sebuah bangunan keagamaan. Selime Monastery juga dikatakan sebagai bangunan keagamaan terbesar di Cappadocia pada masanya. Terdapat beberapa ruangan di dalam monastery ini, termasuk dapur umum, tempat belajar, dan kathedral. bangunan ini cukup tinggi sehingga untuk menjelajah keseluruhannya kita harus menanjak cukup tinggi. pemandangan di sekitar monastery pun sangat indah. tampak pedesaan dan juga kompleks pemakaman berdiri di depan monastery tersebut.

Saya akhirnya bertanya kepada Tour Guide kami mengenai hubungan Selime Monastery dengan film Star Wars yang akhirnya dijelaskan bahwa sebelum Star Wars episode IV dimulai, sang Sutradara berkunjung ke daerah ini lalu terinspirasi oleh bebukitan yang ada di belakang monastery dan berniat untuk menjadikan tempat tersebut sebagai tempat shooting dari film Star Wars Episode IV. Namun akibat situasi politik yang tidak memungkinkan pada saat itu, sang Sutradara tidak mendapatkan Izin untuk melakukan Shooting di tempat itu dan sebagai gantinya Shooting dilakukan di Tunisia.

Tour berakhir setelah mengunjungi Selime Monastery atau sekitar pukul 6 sore dan kami diantarkan ke hotel masing-masing setelahnya.

Menurut saya, secara keseluruhan tour sangat recommended walaupun seperti tour pada umumnya, kunjungan ke tempat-tempat tersebut diburu waktu sehingga kita kurang puas menikmati lokasi di suatu tempat. Namun jika rekan-rekan ingin mencobanya, saya dapat mengatakan bahwa Green tour ini layak dicoba. Mengenai tour operator, semua tour operator di Cappadocia menawarkan hal yang sama dan harga yang hampir-hampir mirip. Jika teman-teman bingung, dapat juga menggunakan tour operator yang saya coba kali ini. Booking dapat dilakukan dengan sangat mudah di sini.

Kali ini saya hanya mencoba Green Tour saja serta Red Tour yang saya lakukan sendiri. Lain kali, saya akan mencoba Blue Tour dan tentunya Balon Udara. Buat kamu yang berencana mengunjung Turki pada musim panas tahun ini, juga boleh menghubungi saya via email di hello@rizkarie.com ya 🙂

-Rie-

Related posts

Leave a Comment