Mari Menjelajah Sabang (Part 2)

tugu sabang, rekomendasi wisata di sabang, wisata di sabang

Pada artikel saya sebelumnya saya menceritakan beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di Sabang. Sekarang saya akan melanjutkan potongan artikel tersebut.

Pada hari kedua saya di Sabang, hujan turun dengan sangat hebohnya. Disertai gemuruh dan juga angin kencang. Hujan tidak kunjung berhenti sampai sekitar pukul 10 pagi. Kami yang sudah tidak sabar untuk menjelajah akhirnya nekat saja melaju dengan mobil yang sudah kami sewa, untungnya driver kami, Pak Kana sangat lihai mengemudikan mobil di tengah jalan yang licin.

Rencana kami hari ini mengunjungi beberapa tempat wisata di kawasan utara-barat Pulau Weh.

Tugu Nol Kilometer

Tugu Nol Kilometer terletak di dekat Pantai Iboih. Sebelum masuk ke gerbang Pantai Iboih mobil kami berbelok ke kiri jalan dan masuk ke jalan yang di kanan kirinya hanya hutan. Rute menuju Tugu Nol Kilometer bisa dibilang cukup menegangkan. Rute naik turun dan tikungan tajam menghadang di sepanjang jalan, namun udara segar dan pemandangan indah setelahnya membuat perjalanan ini sangat berkesan.

Tugu Nol Kilometer merupakan dibuat sebagai penanda batas negara. Jika kita ke Merauke, disana juga terdapat tugu Nol Kilometer. Jadi inget lagu dari Sabang sampai Merauke deh. Tugu Nol Kilometer yang lama terletak agak sedikit di bawah bukit dibandingkan dengan tugu Nol Kilometer yang baru.

tugu nol kilometer

Ketika kami sampai disana, tugu yang baru belum selesai dibuat, terlihat masih banyak bahan bangunan dan orang-orang yang bertugas merampungkan tugunya. Namun suasana di sekitar tugu tersebut sangat ramai. Banyak wisatawan yang sekedar berfoto di tulisan nol kilometer yang ada di sekitar tugu, dan karena tugu ini terletak di atas bukit, pemandangan di sekitarnya pun sangat indah. Pengennya suatu saat mampir lagi kalau tugunya sudah jadi.

Pantai Iboih

Pantai Iboih merupakan pantai yang terkenal di Sabang selain Pantai Sumur Tiga. Lokasi Pantai yang terletak menjorok ke dalam serta adanya Pulau Rubiah beberapa ratus meter dari pantai membuat Pantai Iboih memiliki ombak yang tenang. Ketika pertama kali sampai di pantai ini, saya jadi teringat suasana di Gili Trawangan dimana banyak yang berjualan di kiri kanan jalan dengan jalan yang tidak terlalu besar dan terdapat pantai bergradasi cantik tak jauh dari pantai, bedanya disini lebih ramai dan banyak kendaraan.

Pantai Iboih

Saya dan teman-teman hanya menghabiskan waktu sebentar saja di Pantai Iboih karena melanjutkan snorkeling di Pulau Rubiah yang terdapat persis di depan Pantai Iboih. Pantai Iboih memiliki hamparan pasir putih yang halus, gradasi warna hijau kebiruan yang sangat indah dan juga air laut yang super bening sehingga kita bisa langsung melihat ke dasar dari atas perahu. Seandainya punya waktu lebih lama, saya mau deh menghabiskan satu sampai dua malam di hotel sekitar pantai ini.

Oiya, selain Hotel dan warung makan, di sekitar pantai ini juga terdapat tempat untuk persewaan alat snorkeling, tempat diving, dan kamar mandi umum. Teman-teman juga dapat bertanya di tempat persewaan alat snorkeling untuk menyewa kamera under water ataupun guide selama kita snorkeling.

Pulau Rubiah

Pulau Rubiah terletak persis di depan Pantai Iboih, untuk mencapainya kita harus menyeberang dengan perahu. Ada beberapa alternatif menyewa perahu di Pantai ini, yang pertama sistem sekali jalan, yang kedua sewa perahu untuk antar-jemput, yang ketiga menyewa perahu per jam atau per hari. Ketiga cara tersebut tentunya mempunyai harga yang berbeda.

Jarak antara Pantai Iboih dan Pulau Rubiah tidak sampai 15 menit menggunakan perahu. Di dalam pulau tersebut terdapat banyak tempat makan sekaligus tempat beristirahat sehabis snorkeling, saya juga mencoba sate gurita di salah satu warung yang ada disana (artikel lengkapnya silakan baca disini) . Guide kami juga mengatakan bahwa terdapat juga hotel yang terdapat di Pulau ini, saya tidak melihatnya sih karena hanya mengeksplor pantainya saja.

Pulau Rubiah mempunyai pantai yang sangat tenang, pemandangan di atas dan di bawah lautnya luar biasa indah. Airnya bening, gradasi biru yang sempurna, berbagai macam ikan berwarna-warni lalu lalang menemani kami berenang. Kami menghabiskan seharian snorkeling di pulau ini.

Pada kesempatan kali ini kami ditemani seorang pemandu bernama Mas Wandi, kata temen saya biar tambah sip, hehehe… Mas Wandi sangat mengenal Pulau Rubiah ini, dia mengajak kami ke tempat-tempat cantik yang banyak ikan lucu serta coral yang indah. Satu lagi, di salah satu sisi pulau juga terdapat banyak ikan bulu babi serta beberapa scorpion fish, nah untungnya ada Mas Wandi sehingga kami bisa tahu dimana tempat-tempat yang sebaiknya dihindari.

Under water Pulau Rubiah 1 Under water Pulau Rubiah Part 2

Sebenarnya terdapat beberapa tempat lagi yang dapat didatangi di Sabang seperti Pantai Kasih (salah satu tempat terbaik menyaksikan sunset di Sabang), Alun-Alun kota Sabang, Air Terjun Pria Laot, Danau Aneuk Laot, dan lain-lain, namun karena terbatasnya waktu, kami tidak dapat singgah ke tempat-tempat tersebut. Teman-teman dapat melihat beberapa foto lainnya selama saya di Sabang di akun instagram saya.

Total perjalanan kami selama di Aceh adalah 4 hari, dan menurut saya masih kurang sekali.  Jika teman-teman ingin mengunjungi Sabang, saran saya adalah beberapa hari pertama dapat tinggal di daerah Iboih untuk snorkeling dan di hari-hari terakhir menjelang pulang dapat tinggal di daerah Sumur Tiga karena daerah Sumur Tiga lebih dekat dengan pelabuhan ferry.

Nah, begitu saja cerita saya mengenai tempat-tempat yang dapat dikunjungi selama di Sabang. Semoga artikel saya dapat membantu teman-teman jika suatu saat berkunjung ke Sabang.

-Rie-

 

Related posts

4 Thoughts to “Mari Menjelajah Sabang (Part 2)”

  1. abcd

    Namanya wandi bukan wendy bu

    1. Rie

      kalo ngomongnya pake bahasa inggris pronounce nya jadi wendy :p *ngeles* hahaha…
      thanks ralatnya, sudah diperbaiki kakak 😀

  2. Pengen ke Sabang, wow alamnya dan pantainya menggoda sekali!

  3. Warna lautnya beneran kehijauan. Cantik banget.

Leave a Comment