Fenomena Bazaar Ramadhan

Bulan Ramadhan baru saja lewat, berbagai pengalaman menarik ketika menjalani ibadah dan kegiatan di bulan tersebut tentunya sangat menarik untuk diceritakan.

Tahun ini merupakan tahun kesekian saya melewatkan Ramadhan di Batam dan sesekali di Singapura, ada beberapa hal menarik yang dapat diperhatikan di kedua tempat ini ketika Ramadhan tiba, salah satunya adalah mengenai bazaar ramadhan.

Bazaar ramadhan memang sesuatu yang sudah umum dilaksanakan  di berbagai tempat ketika ramadhan tiba, nampaknya masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan momen ramadhan untuk menjual berbagai macam makanan untuk sajian berbuka puasa. Di Batam, beberapa tempat sengaja disewakan untuk arena penjualan makanan berbuka puasa. Sebagai kota yang dikenal dengan kota industry dan sebagian besar masyarakatnya merupakan pekerja yang memiliki waktu terbatas untuk menyiapkan sajian berbukapuasa, bazaar ramadhan yang digelar di beberapa tempat di Batam tidak pernah sepi pengunjung. Menurut pengakuan beberapa pengunjung yang saya temui, hampir setiap hari mereka sengaja mampir ke bazaar ramadhan untuk membeli takjil dan makanan berbuka puasa lainnya, tak jarang juga beberapa badan usaha yang ingin mengadakan buka puasa bersama di kantornya pun membeli makanan di bazaar ramadhan karena harga yang diberikan cenderung lebih murah dan variasi makanan yang ada di bazaar cukup banyak. Tetapi jangan salah, bazaar ramadhan tidak hanya diserbu oleh orang-orang yang berpuasa saja, masyarakat yang tidak berpuasa pun menyambut bazaar ramadhan ini dengan antusias, ketika sore menjelang dan bazaar sudah mulai buka, kita dapat menemui berbagai macam orang dari berbagai latar belakang dan juga usia bergabung untuk menikmati sajian yang di sajikan di bazaar ini.

DSC_1743

Fenomena bazaar ramadhan ternyata tidak hanya terdapat di Indonesia, Negara tetangga kita, Singapura pun memiliki beberapa bazaar ramadhan yang tidak kalah nge-hits. Salah satunya adalah Bazaar Ramadhan Geylang Serai yang fenomenal (oke ini sedikit lebay :p).

Bazar Ramadhan Geylang Serai terletak di daerah Geylang, Jika kita ingin mengunjungi bazar ramadhan tersebut, kita dapat menaiki MRT green line atau East West Line dan turun di stasiun MRT Eunos ataupun Paya Lebar, Jika rekan-rekan menaiki MRT Circle Line, bisa turun di Stasiun PayaLebar. Setelah keluar dari stasiun MRT, teman-teman dapat berjalan ke Geylang Road.

Kehebohan Geylang Serai Bazaar Ramadhan sudah dapat dirasakan semenjak kita keluar dari stasiun MRT. Banyak sekali orang-orang berjalan berbondong-bondong kearah bazaar tersebut. Bazaar yang diselenggarakan khusus di Bulan ramadhan inipun tidak hanya menjual makanan, terdapat penjual karpet, baju, sepatu, furniture, hingga jasa pelukisan bagian tubuh menggunakan henna, tetapi tentu saja yang paling ramai adalah stand yang menjual makanan.  Lokasi bazaar yang sangat luas juga membuat kita harus menyisihkan waktu lebih dari sehari jika ingin mengunjungi setiap stand yang ada.

Penuh sesak dan panas tidak menyurutkan minat pengunjung untuk bergabung mengantri berbagai makanan yang dijual tahun ini, tercatat beberapa makanan yang menurut saya antriannya fenomenal hingga saya tidak jadi ikut mengantri adalah choco shell fruit kebab, watermelon volcano,  rainbow bagel, berbagai macam Thailand ice cream, crepes dan spicy Korean yoghurt.

DSC00035 DSC00034 DSC00036 DSC00037

Masih banyak terdapat jenis makanan lain seperti berbagai makanan Dubai, cake, burger dan sebagainya namun antriannya tidak sefantastis jenis makanan yang saya sebutkan sebelumnya. Beberapa pengunjung mengatakan mereka penasaran dengan rasa dari makanan tersebut dan bentuk makanan yang lucu sehingga menarik untuk dipublikasikan di social media, Bahasa nge-hitsnya instagramable. Bazaar ini buka mulai pukul 3 sore hingga tengah malam, namun ada beberapa stand yang mulai menyajikan makanannya pada pukul 7 malam atau menjelang waktu berbuka puasa.

Tips terbaik untuk datang ke bazaar ramadhan adalah pengunjung sebaiknya menggunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat karena suasana padat dan cukup panas, selain itu sebaiknya membawa air minum agar menjaga tubuh tidak dehidrasi.

Ramadhan tahun ini memang sudah lewat, namun jika diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan kembali di tahun depan dan ada kesempatan untuk mengunjungi Batam ataupun Singapura, wisata Bazaar Ramadhan bisa menjadi salah satu agenda menarik untuk dijadwalkan.

 

-Rie-

 

Related posts

3 Thoughts to “Fenomena Bazaar Ramadhan”

    1. Rie

      iyow, tapi ngantrinya sing marai ga enak.. wkwkwkwk

  1. Siap-siap dompet harus tebal

Leave a Comment