“Zonk” di Banda Aceh

Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Banda Aceh, Masjid di Banda Aceh

Sudah lama saya merencanakan untuk mengunjungi Sabang, akhirnya kesampaian juga di Bulan Maret tahun ini. Saya berangkat bersama 2 orang teman saya yang mau juga saya ajak berkunjung ke pulau paling barat Negara Indonesia. Di trip saya kali ini, saya memang berencana untuk menginap semalam di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Sabang keesokan harinya. Saya berangkat dari Batam, kebetulan maskapai singa udara baru saja membuka penerbangan langsung dari Batam ke Aceh. Perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam tersebut sama seperti perjalanan saya lainnya. Namun sesampainya di Kota…

Suatu Ketika di atas Ferry menuju Waisai

Sampai juga kami di Sorong, setelah pesawat delay 20 menit dari Makasar. Saat itu kami berjumlah enam orang, Saya, Lita, Putra, Uci dan dua orang lagi yang belum kami ketahui keberadaannya merupakan kloter terakhir rombongan ke Raja Ampat hari itu (rekan kami yang lain sudah sampai lebih dulu di Waisai). Beberapa hari sebelum hari-H Sang PJ perjalanan sudah mengingatkan agar kami bisa “ngebut” sesampainya di Sorong karena kapal yang berangkat ke Waisai hanya ada sehari sekali. Hal itu pun sudah saya pastikan melalui browsing beberapa info dan forum backpacker, ga…

Hujan + Macet = Delay????

macet jakarta, macet dan hujan di jakarta, delay karena macet di jakarta,

Seumur-umur, saya Alhamdulillah belum pernah ketinggalan pesawat, kereta, kapal ataupun bis ketika traveling. Tapi status “hampir ketinggalan” udah dua kali saya alami. “hampir ketinggalan” kapal ferry sudah pernah saya ceritakan di salah satu artikel saya sebelumnya. Berikut sebuah cerita ngeri-ngeri sedep “hampir ketinggalan” pesawat yang saya alami baru-baru ini.

Antara naik ojek, jalan kaki atau naik minibus??

Bromo, transportasi ke bromo, angkutan ke bromo, angkutan bromo cemoro lawang, jeep ke bromo

Sore sudah lewat, kami berlima terduduk di trotoar sambil memikirkan strategy untuk dapat ke puncak cemoro lawang. “Piye ki? Ga bisa ditawar lagi po?” tanya wisnu “ Katanya mentok segitu, soale dia cuma ngangkut kita berlima. Biayanya ga nutup kalo kita cuma bayar segitu” Jelas Bagus Perjalanan saya, Dimas, Bagus, Wisnu dan Yasir seolah baru dimulai. Sore itu, kami masih terduduk di sekitar terminal probolinggo untuk mendapatkan angkutan menuju puncak. Budget yang telah kami siapkan ternyata sedikit mentok di tawar menawar harga ongkos angkutan minibus ini karena seidkit melebihi budget…

Transolo Experience menuju Adi Sumarmo di Negeri Antah Berantah

batik transolo, transolo, bus di solo, transportasi di solo

Lebih dari empat tahun saya hidup di Jogjakarta, tapi belum pernah sekali pun dalam waktu tersebut saya menengok yang namanya Bandara Adi Sumarmo yang letaknya di Solo. Awalnya si emang ga ada niatan untuk tau letak bandaranya karena dalam pikiran saya tidak pernah terbesit sedikitpun bakal terbang dari bandara itu. Hehehe… tapi ternyata saya salah sodara-sodara sekalian, ketika partner saya membeli tiket PP Solo-KL-Solo untuk perjalanan kali ini, mau ga mau saya pun harus lewat bandara itu, ya kan?.

suatu malam di Terminal Ubung….

Ketika dulu pertama kali memutuskan untuk solo traveling, hal yang lumayan bikin saya parno adalah “suasana” di terminal/pelabuhan/stasiun bahkan bandara ketika malam tiba. Tau sendiri kan di negara kita tercinta ini sudah banyak banget cerita yang serem-serem tentang kriminalitas yang terjadi di tempat “ngetem” transportasi umum. Nah, ini nih pengalaman yang bikin saya lumayan keki yang terjadi di salah satu terminal yang terkenal di daerah Bali. Check this out ^_^

ayam versus toilet

Cerita yang satu ini emang rada ajaib. Salah satu potongan cerita selama saya menempuh perjalanan dari Jogja ke Banyuwangi menuju Flores. Pada suatu sore yang indah, kereta yang saya tumpangi sudah melewati stasiun Probolinggo, artinya masih ada sekitar 4 atau 5 jam lagi barulah kami sampai di stasiun Banyuwangi. Tiba-tiba hasrat ingin buang air kecil pun muncul. Pengennya ditahan karena membayangkan kamar mandi kereta ekonomi yang terkenal “ajaib”, tapi ko nahannya masih lama banget. Pengen disalurkan, tapi ko ragu-ragu. Akhirnya salah satu teman perjalanan saya kali ini pun nampaknya dapat…

PILIH ON TIME(MEPET), KECEPETAN ATAU NELAT??

On time, datang awal ataupun telat adalah pilihan setiap orang. Tiga-tiganya mempunyai masing-masing konsekuensi yang harus dihadapi. Dan lagi, dalam setiap perjalanan saya, ketiga hal tersebut merupakan pilihan yang harus kita ambil. Pilihan yang penting tentunya terutama jika berhubungan dengan jadwal transportasi yang akan membawa kita ke tempat tujuan. Berikut ini saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya mengenai ketiga pilihan tersebut ketika saya bepergian.