5 Hal Seru di Jeonju…

Jeonju Hanok Village, Hanok Village, Wisata Korea Selatan, rumah tradisional korea, rekomendasi wisata di korea selatan, rekomendasi wisata di jeonju

Saya suka Jeonju, bahkan dengan mudah saya bersedia memasukkannya ke dalam list kota favorit saya selama saya traveling. Dimulai dari suasana kotanya, makanannya, orang-orangnya, semuanya suka deh. Nah kali ini saya akan menuliskan 5 hal seru yang dapat kita lakukan di Jeonju.

 

 

  • Makan Bibimbab

Makan hidangan khas setempat adalah salah satu alasan kenapa saya harus berangkat ke sebuah tempat. Sepertinya asik aja kalau bisa makan gudeg langsung di Jogja, Lontong Balap langsung di Surabaya, Dimsum langsung di Hongkong. Nah di Jeonju, Bibimbab adalah makanan khas tempat ini yang sudah mendunia. Coba aja datang ke tempat makan korea dimana saja, pasti bibimbab ada di menunya.

Sesampainya di kota ini saya langsung disambut oleh berbagai poster bibimbab di terminal bis, keluar dari terminal bis tempat makan yang menawarkan bibimbab semakin banyak. Hal ini dikarenakan hidangan khas korea selatan ini memang lahir di Jeonju. Saya menikmati bibimbab langsung di tempat yang paling direkomendasikan oleh berbagai tulisan traveling di berbagai web dan juga direkomendasikan oleh staf guesthouse yang saya tempati yaitu di Hankook Jib. Tulisan saya mengenai Bibimbab dapat dilihat disini. Nah jika teman-teman berkunjung ke Jeonju, jangan lupa sempatkan diri makan bibimbab ya.

  • Gyeonggijeon Palace

Gyeonggijeon Palace berdiri di tengah kota Jeonju, didirikan di tahun 1410. Palace ini disebut masih menyimpan mortuary tablet dari Raja Taejo (Pendiri Joseon Dynasti. Untuk masuk ke tempat ini dikenakan biaya masuk, Palace ditutup pukul 6 sore pada musim dingin dan pukul 8 malam pada musim panas.

Terdapat beberapa bangunan berbeda di area Gyeonggijeon Palace, dimulai dari shrine, lecture hall, museum, school hall, outer gate serta beberapa bangunan keperluan sehari-hari lainnya. Area palace ini ramai dikunjungi oleh orang-orang lokal ketika saya berkunjung. Terdapat tempat duduk-duduk dikelilingi pohon rindang menjadikan tempat ini asik untuk piknik keluarga. Banyak juga para pemudi dan pemuda yang berfoto di tempat ini menggunakan baju tradisional korea atau hanbok.

 

  • Jeonju Hanok Village

Kota Jeonju juga merupakan tempat dari sekitar 700 rumah tradisional korea yang disebut Hanok. Jumlah hanok yang ada di kota ini merupakan yang terbesar dari seluruh korea. Jeonju Hanok Village terletak berdekatan dengan Gyeonggijeon Palace dan daerah Hanok village ini juga diselingi berbagai tempat seperti kafe, tempat souvenir, dan beberapa tempat makan yang sangat cantik sehingga kita dapat betah berlama-lama mengeksplor tempat ini. Bagi teman-teman yang ingin merasakan menginap di rumah korea asli atau hanok, beberapa hanok juga membuka rumahnya menjadi guesthouse atau penginapan, kita dapat dengan mudah memesannya melalui beberapa provider booking penginapan online.

  • Jadi Putri/Pangeran sehari dengan menyewa hanbok

Penyewaan baju tradisional korea atau hanbok menjamur di sekitar Jeonju Hanok Village. Dengan biaya sekitar KRW 20.000 per dua jam kita dapat memilih satu dari ratusan hanbok cantik yang disewakan oleh para penyewa hanbok di sekitar Hanok Village. Hanbok yang disewakan juga bukan hanya untuk kaum wanita saja loh, para pria juga dapat menyewa hanbok di tempat yang sama. Dari mulai pakaian tradisional untuk raja, pangeran bahkan untuk acara biasa tersedia di tempat-tempat penyewaan.

Setelah menyewa hanbok, kita dapat mengitari Jeonju Hanok Village mengenakan hanbok tersebut, jadi berasa ada di drama Scarlet Heart atau Moon That Embrace The Sun deh. Hihihi…

  • Pungnamun Gate dan Cathedral Jeondong

Tepat di ujung Hanok Village terdapat dua bangunan lain yang tak kalah uniknya. Bangunan pertama adalah Katedral Katholik Jeondong dan bangunan selanjutnya adalah Gerbang Pungnamun. Kedua bangunan itu berada tak jauh satu sama lain. Dipisahkan oleh jalan besar, keduanya terlihat menarik dikombinasikan dengan kawasan Jeonju Hanok Village.

Katedral Jeondong berdiri kontras dengan bangunan-bangunan di sekitarnya karena bangunan ini bergaya romawi. Katedral Katholik ini dibangun antara tahun 1908-1914 oleh Victor Louis Poisnel di tempat yang sama dimana banyaknya korban umat katholik yang dibunuh di masa lampau. Memiliki bangunan berwarna dominan merah, konon katanya batuan yang digunakan untuk membangun katedral ini sama dengan bahan yang digunakan untuk membangun Benteng Jeonjueupseong dan Pungnamun Gate.

Selain dari 5 hal di atas, masih ada beberapa hal seru untuk dilakukan di Jeonju, misalnya saja window shopping di Rodeo Street, mencari cemilan lokal di Pasar Nambu atau bahkan mencoba Makgeolli (arak beras) bagi yang diperbolehkan.

Lokasi tempat wisata di Jeonju sangat dekat satu dengan yang lainnya sehingga kita dapat mengelilingi Jeonju dengan berjalan kaki. Oleh karenanya, jika berkesempatan datang ke Korea Selatan, sisihkanlah waktu satu atau dua hari untuk berkunjung ke kota cantik ini. Kamu pasti suka 🙂

-Rie-

Related posts

3 Thoughts to “5 Hal Seru di Jeonju…”

  1. Waaaah Korea Selatan
    Kemarin abis search buku “wisata murah korea” di priceza.co.id . Bisa nambah referensi kamu tentang wisata korea, biar bisa hemat biaya lewat baca buku murah

  2. Aku suka banget bibimbab. Sayang belum kesampaian nyoba langsung di daerah asalnya 🙂

  3. Saya Tau
    Korea hanya dari film saja…

    Keren ceritanya..
    Tfs

Leave a Comment