Mencari Cinta di Luang Prabang

alms giving ceremony

Hari masih gelap, dengan enggan kami mulai keluar dari selimut walaupun kantuk masih menggenang. Kami bersiap dalam diam. Sambil menenteng jaket, kami keluar dari kamar dan langsung disambut oleh hawa dingin pagi yang menusuk kulit. Hari masih pagi di Luang Prabang, gelap dan hampir tidak ada orang di sepanjang jalan. Tetapi keengganan menguap ketika kami berjalan. Beberapa menit kemudian kami sampai juga di tempat yang telah kami bicarakan semalaman suntuk. Satu dua turis sudah duduk di posisi, sementara kami diam terpaku di sudut jalan. Tidak lama kemudian seorang ibu menghampiri…